Laman

Saturday, February 5, 2022

Pemberkasan PPPK Kota Bandung 2021

Haloo, it’s been a while ..

well, it’s actually been too long for me to not take care of this blog. wkwk

i’m so sorry but ..

so yeah, long story short, i’ve been working as a teacher for 6 year, so many years until now, saya lulus PPPK. hehe. udah beberapa tahun terakhir coba untuk tes CPNS, dan gagal wkwk udah 2 kali keknya ikutan tes, eh apa 3 kali yah? wkwk i lose my counting LOL. 

Jadi, tahun ini kebetulan rezekiku akhirnya bisa lolos jadi PPPK kota Bandung, nah disaat pelengkapan pemberkasan kemarin, jujur bingung banget harus kemana karena di google orang yang bahas tentang tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas NAFZA itu terakhir di tahun 2018.

Untuk biaya pemberkasan ini, kemarin habis sekitar 410rb (pemeriksaan di dua tempat yg berbeda).

1. Surat keterangan sehat jasmani

Surat keterangan sehat bisa aja di dapet dari puskesmas terdekat, biayanya sekitar 10 rb. Tapi kemarin saya ambil di Dinkes Kota Bandung, dengan pertimbangan sekalian tes NAZA, biayanya 15rb. Teman saya ambil di RSUD Kota Bandung (Ujung berung) biayanya sekitar 35rb. Kalo di RSHS atau di RSUD pun berkisar di harga 10rb - 35rb

2. Surat keterangan sehat rohani
Diantara semua berkas kesehatan, sepertinya bagian kesehatan rohani yang biayanya cukup besar. Tesnya ini diminta menjawab angket sebanyak 567 pernyataan, terus masih ada beberapa lembar lain dibelakangnya. Jujur saya juga enggak bisa menghitung dengan tepat ada berapa pernyataan disana 😅Saya tes di RSUD Cibabat Cimahi dengan biaya 270rb (sudah termasuk biaya pendaftaran dan biaya konsul dengan dokter spesialisnya)  kekurangannya hanya satu, tidak bisa selesai satu hari. Hari pertama mengisi angket, dan konsul dengan doktenya di hari berikutnya. Biaya di RSHS dan RSUD Ujung berung juga sama 270rb, namun ada biaya pendaftaran dan konsul spesialis 100rb (total 370rb). RSUD bisa selesai satu hari dan RSHS hasil dikirim H+2. Yang termurah ada di RS Dustira, biayanya 265rb, hanya datangnya harus pagi pagi sekali, dan bisa selesai di hari yg sama.

3. Surat keterangan bebas NAFZA
Saya tes sekalian dengan tes kesehatan jasmani di Dinkes Kota Bandung dengan biaya 125rb. Tesnya tes urine, jujur saya agak kebingungan masukin urine ke botol plastiknya 😅. Biaya di RSUD Ujung berung lebih murah untuk yg Nafza, sekitar 75rb

Pemberkasan pemerintah kota bandung, memperbolehkan tes di beberapa tempat tapi dengan syarat yang memeriksa harus dokter PNS atau di rumah sakit pemerintah. Ada beberapa instansi yg mengharuskan di rumah sakit yg sama.

Saya ambil tes kesehatan jasmani dan NAFZA di dinkes kota bandung, dan tes kesehatan rohani di RSUD Cibabat Cimahi (total 410rb). Untuk yang tidak ingin ribet seperti saya kebeberapa tempat, sebenarnya tiap RSUD menyediakan seluruh pelayanan secara paket, di RSUD cibabat cimahi, untuk semua pemeriksaan itu 575rb, RSUD ujung berung 710rb. untuk paket di RSHS 660rb dan untuk paket di RS Dustira saya ngga sempat menanyakan harga paket keseluruhan


Untuk pembuatan surat keterangan sehat ini, jangan lupa untuk menyiapkan fotokopi KTP, karena di dua tempat yang saya datangi (RSUD cibabat cimahi dan Dinkes Kota Bandung) mereka meminta fotokopi KTP, dan kalo mendadak menfotokopi di tempat, tidak semua tempat fotokopiannya dekat 😅

Sekian, semoga membantu untuk yang akan melengkapi berkas PPPK atau CPNS.

Saturday, October 6, 2018

Kepercayaan

Percaya.
Tidak.
Percaya.

dua kata itu yang sering banget muter di kepala sendiri. trust issue. buat hidup gue ini, di umur 24 tahun ini, makin susah rasanya buat mempercayai orang. Setulus dan sepercaya mungkin.
Kadang diri gue sendiri sering banget mikir, kalo pola pikir gue ini, ribet, susah, kek seolah seolah semua gue yang mempersulit. Seharusnya, jika memang orang itu gak worthed enought buat gue percaya, yaudah gausah dipercaya. segampang itu sebenernya.
tapi, seringkali ngomong memang jauh lebih mudah dibanding ngelaksanain. Jalannya begitu, selogis apapun gue masih sering nemuin diri gue kecewa sama manusia yang udah gue percaya.
Lucu memang, padahal gue juga tau, kalo percaya dan gak mau kecewa, yah jangan sama manusia. Disana letak salah gue, gak mau belajar sama kesalahan.
Tapi apalah arti dari manusia idup kalo enggak saling percaya sama manusia, dimana kita memang harus saling menitipkan diri kita sama orang lain terlepas dari apapun. yah begitulah idup. Licik memang.

mungkin trust issue ini menjadi hal yang sangat krusial di idup gue, karna buat gue sendiri, mendapatkan kepercayaan itu gak segampang gue jajan ciki ke warung atau segampang gue tidur. butuh waktu dan tenaga untuk membuktikan kalo gue, dapat dipercaya, bahkan sama orang tua gue sendiri. Menjelaskan ini bakalan butuh waktu berhari-hari keknya hahaha. Tapi intinya, untuk gue sampe ada diposisi ini di hari ini, gue perlu banyak membuktikan kemampuan dan omongan gue ke orang tua gue sendiri, walaupun sebenernya hal yang gue lakuin ini buat kebaikan mereka, walaupun yang gue lakuin ini bukan hal yang aneh apalagi melanggar hukum, tapi tetep aja gue ngerasa, diri gue kek di tes dulu sama mereka.

semakin gue gede (dan tua) makin sedikit gue mempercayai manusia, lingkarannya makin sempit. Bahkan mungkin bisa diitung sama jari. Walaupun, memang dari dulu, gue juga gak banyak temen. But, still have much more than today.

tapi yah setelah gue runut, memang gue ini awalnya susah banget percaya sama orang, tapi kalo udah percaya, bakalan 99% percaya banget sama ini orang, tapi kalo dianya mengecewakan, sikap gue bakalan turn 180 degre. hahaha ekstrim memang. Ini juga sih yang bikin idup gue susah. Iya, susah dibikin sendiri hahaha

Tapi, setelah semua ini, gue gak akan berhenti buat percaya sama manusia, walaupun gue tau, mereka akan mengecewakan pada akhirnya. Tapi yah, kalo gak dicoba, kapan gue bisa menemukan orang yang bisa gue andalkan? ya gak?

buat kalian yang gak seektrim sifat gue, dan akhirnya lebih sans sama masalah idup kalian, nikmati dan syukuri. Banyak manusia yang pengen idup kek kalian. trust me!

Monday, March 19, 2018

Mengapa manusia harus hidup

Banyak hal di dunia ini yang engga bisa kita tebak. Termasuk apa yang akan terjadi 1 detik berikutnya. Usia juga salah satunya. Sampai saat ini banyak hal kejutan yang gak bisa gue tangani dengan baik. Dari ketemu orang, kecewa dengan orang dan masih banyak hal yang enggak bisa gue prediksi sebelumnya. yah beginilah menjadi manusia, enggak ada hal yang benar-benar sesuai dengan apa yang kita rencakan sebelumnya. Kalo orang yang beragama bilang; ini takdir. sesuatu yang enggak bisa kita rubah dan hanya bisa kita jalani dan syukuri. Enggak kurang dan enggak lebih dari itu. Lagi-lagi gue makin enggak paham tentang hidup ini. Semakin gue berusaha buat paham, disana juga gue makin enggak paham. Mungkin sebenarnya gue masih mencari-cari alasan kuat kenapa gue mesti hidup dengan baik. Bukan, bukan hal yang kaya "kenapa gue harus sekolah? biar entar dapet kerja" "kenapa gue makan? karena lapar" bukan. Tapi tentang pendalaman makna kenapa gue harus serius dan sungguh-sungguh buat ngejalani hidup. Toh pada akhirnya kita semua akan mati, semua kerja keras menumpulakn uang semasa hidup toh enggak akan dibawa mati. Toh pada akhirnya ketika kita mati, kita udah enggak ngebutuhin makan, minum, perhiasan, ataupun kendaraan. yang kita butuhkan cuman sepetak tanah untuk mengubur jasad kita agar proses pembusukan jasad kita enggak ngeganggu orang lain. 

Dari segala hal yang ada di dunia ini, masalah hati adalah yg tersulit. Ketika di satu sisi hati harus menjadi pijakan agar manusia terlihat lebih “manusia” tapi disisi lain, justru hati lah yg menjadikan semua serba rumit. Dan disanalah pertanyaan pertanyaan mengenai hidup semakin banyak ku pertanyakan. Pertanyaan yg mengapung di langit yang hingga sekarang sulit untuk ditemukan pasangan jawaban. Dulu, ketika muda, guanberfikir jika waktu dan ujianlah yg akan memberikan jawaban. Nyatanya semakin gue mencari, jawabannya semakin kabur. 

dan ketika pertanyaan dimulai dengan kata "mengapa" alasan dan pembuktian akan jawabannya harus benar-benar terpenuhi. Tidak kosong. Dan disinilah gue, masih bertanya-tanya mengapa manusia harus hidup.

Thursday, September 7, 2017

Akulah yang bukan siapa-siapa



And, here there are again. Me.
Kondisi sekarang; lapar dengan semilir wangi pecel lele dan pikiran-pikiran sesak yang terus bermuculan ketika 15 menit jalan buah batu – kopo, Bandung.
Disini lagi ternyata aku sampai. Sejauh apa pun aku menghindar dari perasaan ini, ternyata dengan sendirinya ia bisa menemukan jalan menuju saya. Saya. Menuju patah hati.
Ini dimulai ketika bulan maret awal tahun ini, ia dengan ajaibnya muncul di layar sentuh telepon genggam yang sedari tadi dibiarkan tergeletak. Ia dengan ajaibnya membuat aku terlonjak dengan namanya. Ajaibnya, begitu mudahnya aku membuatnya kembali masuk dan mengusik hidupku. Yang sebelumnya baik-baik saja menuju tak baik-baik saja. Percakapan tengah malam, Bandung – Balik papan. Terdengar lucu memang, kenapa pula ia datang saat ia jauh, kenapa pula aku yang dipilihnya untuk menghabiskan malam. Begitu lucunya sampai tak aku sadari aku menahan kantuk walau tahu, diujung sana tak ada harapan yang dapat kugenggam takkan ada hasrat yang dapat ku rengkuh. Aku tahu aku akan berakhir patah dengan sendirinya
Bulan april, ia kembali datang mengucapkan selamat ulang tahun. Ini adalah tahun ke 7 aku mengenalnya, tepat 7 tahun lalu aku bertemu dan mengenalnya dan tepat 7 tahun yang lalu, aku tak pernah tahu jika 7 tahun pula aku jatuh cinta padanya. Pada bulan ini kembali lagi membuka perbincangan-sangat-panjang-lebar tentang ini-itu yang lagi-lagi aku tahu, didepan sana takkan ada harapan. Hanya janji –janji yang takkan dapat ditepati. Salah satunya berjanji bertemu 30 hari kedepan, tepat saat ia pulang ke Bandung. Walau aku tahu, aku tak boleh berharap banyak, itulah hal pertama yang telah kulanggar
Seperti janji-janji yang telah menguap, janji bertemu hanya bagai angin yang tak bergerak. Tak ada hikmah yang didapat selain pemakluman-pemakluman yang kupaksakan agar hatiku mengerti. Hanya disana. Aku tak berharap banyak
Agustus, terlalu memaksa memang. Tapi terkadang rasa penasaran ini begitu menjalar dengan sempurna hingga aku hanya mengikuti tanpa sadar apa yang sebenarnya terjadi.
26 Agustus. First's Mistake
Aku dan kamu bertemu. Aku hanya menyiapkan tali dan ketegaran hati. Menyakinkan dengan segenap hati bahwa semua akan baik-baik saja. Walaupun, disana aku tahu. Takkan ada hati yang baik-baik saja jika sudah berhubungan dengan kamu. Tidak akan ada hati sebaik sebelum aku bertemu kamu. Dan tidak akan ada hati yang sama sebelum aku mengenal kamu 7 tahun silam. Dan disanalah letak kesalahanku terbesar, membiarkan apa yang sudah aku takutkan sebelumnya, menjadi kenyataan. Hatiku aku biarkan terbawa olehmu, aku biarkan semuanya menjadi tak sesuai rencana.
Mungkin aku biarkan saja seperti ini, toh pada kenyataannya bukan aku yang menjadi terduga. Nyatanya dirimulah yang mulai mengungkit semua, dirimulah yang meletakkan semua yang ingin kau lakukan kepadaku. Atau mungkin salahkan saja aku dan kehendak hati yang ternyata tak sesuai dengan kehendak pikiran, dimana ia terus terlena dengan perlakuan dan perkata manis, walau ia tahu takkan ada harapan disana. Salahkan saja aku, jika nyatanya berbagi rasa ini terlampau berat bagimu.
Ya, salahkan saja aku, aku lah yang dengan bodohnya dibuat terlena terlampau jauh. Aku lah yang tahu takkan ada harapan disana tapi aku yang terus menarikmu. Aku yang bukan siapa-siapa dengan lancangnya membahas perihal rasa. Seharusnya aku tahu, dari dahulu, kamu tak pernah ingin menjadi pihak yang terluka dan tersalahkan. Tak apa. Serahkan saja peranan antagonis kepadaku, walaupun pada kenyataannya diriku lah yang paling banyak terluka. Sungguh tak mengapa. Aku siap patah hati.

Friday, October 7, 2016

Tunggu

Jika menunggu adalah perihal waktu, maka hujan adalah yang paling sabar. 
Ia menunggu, tidak mengenal waktu
Jika menunggu adalah perihal perasaan, maka pelangi paling paham. 
Ia menghiasi dengan penuh keindahan
Jika menunggu adalah perihal satu, maka aku dan kamu pengecualian

Sunday, April 3, 2016

Bawang Putih untuk Keloid

Holla! 
setelah sekian lama gak posting yah hahaa
jadi ini bermula saat gue jatoh dari motor, dan ternyata bekas lukanya malah berbentuk kek tonjolan gitu. Setelah gue gugling sana sini, ternyata itu namanya keloid gais. 
Ciri-ciri luka keloid itu, 1) Daging menonjol gitu, dalemnya bukan air atau nanah tapi yah daging aja gitu, 2) Kalo keteken apalagi kaya kesenggol gitu, perih dan linu. Parah.

Nah, setelah gue gugling juga, ternyata ada nih cara pengobatan keloid biar kempes gitu.
  • Dengan cara medis
Dengan cara medis yah dateng ke dokter spesialis kulit. Terus jelasin aja lukanya gegara apa, kenanya kapan, rasanya gimana dan mau digimanain. Yah, intinya curhat aja ke dokternya, nanti sama dkternya akan diberikan beberapa opsi atau bahkan rekomendasi bagusnya digimanain. Kalo cara medis sih biasanya di suntik gitu, bisa juga di operasi buat yang parah, atau yang paling praktis sih kayanya di operasi lasik gitu, jadi kaya dipanasin gitu. Yah, you know what i mean 
  •  Dengan cara tradisional
Nah yang ini yang sempet gue lakukan beberapa waktu yang lalu, karena kalo ke dokter gitu gue agak serem kalo disuntik pas keloidnya, bayanginnya aja udah ngeri. Kalo di operasi, gue yang masih berstatus semi-pengangguran ini jelas aja gak akan sanggup bayarnya. Akhirnya gue memutuskan buat pake cara ini aja. Dikompres pake bawah putih.

Wednesday, December 2, 2015

MIFI Andromax M2S Review



penampakan Mifi Andromax M2S
Hallo, there!
Lama juga gak ngeblog yaaaah haha
Jadi, awalnya emang saya juga gak niat-niat amat sih mau bikin post. Tapi entah kenapa dapet aja moodnya. Malahan postingan udah numpuk banyak di draft, biasanya yg berakhir di draft itu postingan yang udah diniatin buat post, eh pas tengah tengah ngetik malah males dan ujungnya gitu, berakhir di pojokan pojokan draft.

Well, sekitaran seminggu yang lalu saya dapet sms gitu dari Smartfren tentang promo mereka "Migrasi ke Lte" dengan syarat nunjukin smsnya dan mengisi pulsa sebesar 100rb, udah bisa bawa pulang satu Mifi. Kebetulan iphone yang saya pake emang pake smartfren, dan sekitaran satu tahun saya sudah menjadi pelanggan smartfren buat paket internet. 

Tuesday, October 6, 2015

Newbie traveler part I

Hallooo!! Lama banget yang dari terakhir gue posting hahaha :)) maklum, gue kebanyakan nongkrong sampe pagi. huhuhu

Oke, fokus, ti!


Jujur aja hari ini gue capek banget baru landing dari lombok barusan, hahaha! Tapi jujur aja gue masih begitu exciting buat cerita dan kumpas tuntas tentang perjalanan nekat gue ke bali dan lombok! kenapa nekat? Karena kita cuman bawa budget 3 jt include ongkos PP bandung-bali dan lombok bandung pake pesawat.


Jadi ide ini bermula dari temen gue, lily yang cerita dia sama temennya bakal traveling ke Bali dan Lombok. Jujur aja, gue sebagai mahasiswa semester 9 merasa failed banget enggak pernah keluar dari Bandung. yes, 21 years i am living in Bandung, dan gak pernah sama sekali keluar Jawa. Aneh? BANGET! Gue aja heran. Nah, dari cerita itu, gue malah tertarik dan langsung bilang mau gabung. lily sih meng-iya-kan, tapi waktunya masih entah kapan -_-


Finally, september kemarin, gue sama lily dan sepupunya (Uma) memutuskan buat jadi pergi. YES! langsung pesen tiket ke Bali. Detik itu juga. Pas kebetulan dapet yang 570.000, buat gue sih itu murah yah, ga tau deh biasanya berapa. hahaha



Weekendnya kita langsung terbang, (dengan check in yang sudah sangat telat) dengan perjalanan selama 1 jam 35 menit kita sampe di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Waktu nunjukin pukul 19.00 WITA. SUMPAH EXCITED BANGET!

Dari situ kita langsung ke penginapan yang udah disiapin atas rekomedasian kakanya lily, dengan satu kamar untuk tiga orang kita dapet 130.000/malam. Alamatnya di Poppies Lane II, Penginapan Bali Manik namanya. Gak jauh lah dari Kuta. ke pantai kuta bisa jalan sekitar 10 menit. 


Karena modal pas-pasan, jujur aja kita juga gak bisa sewa travel. Untung aja, temen gue ini punya temen yang tinggal di Bali. Jujur, ini adalah hal yang sangat berguna ketika elu punya temen yang tinggal di luar kota. hahaha


Day 1 (BALI)

1. Kuta
Pas pagi-pagi kita langsung mantai ke pantai kuta, sambil nunggu temennya lily dateng buat jemput kita dan di satu sisi, kita juga emang udah gak sabar. hahaha

Sunday, July 19, 2015

Tips and Trick Memilih Judul Skripsi (Pendidikan)



Contoh judul skripsi
Dok. Pribadi
Sebagai mahasiswa yang angkatannya sudah tua senior, ada beberapa kebingungan diawal gue memulai dunia yang sangat rumit sebagai mahasiswa. Untuk mengurangi kebingungan mahasiswa tingkat empat level newbie, maka gue bikin postingan ini semoga bermanfaat, hehehe. Proses kelulusan sekarang ini masih menggunakan sistem pembuatan karya tulis berupa skripsi. Ada beberapa jenis skripsi diantaranya: Kualitatif, Kuantitatif dan Pengembangan. Dalam hal ini gue enggak bakalan jelasin lebih lanjut tentang penelitian kualitatif dan pengembangan. yang bakalan gue jelasin ini tentang penelitian Kuantatif jenis ekperimen, karena di jurusan gue diharuskan membuat penelitian dengan jenis ini, walaupun gue jua masih bingung kenapa harus jenis ini yang diguunakan.

Well, karena jurusan gue tentang pendidikan dengan jenis penelitian kuantitatif ekperimen, ini adalah tips dan trick biar enggak nyesel ketika ternyata judul yang di acc sama dosen adalah judul yang elu sendiri masih enggak paham dan blah blah blah

  1. Kenali metode pembelajaran yang bakalan elu pilih
    Nah karena ini tentang penelitian pendidikan, maka yang perlu kenali adalah metode yang bakalan elu pake. di dunia ini udah banyak banget yang menciptakan metode-metode pembelajaran yang super canggih, jadi elu tinggal googling dan pilih mana metode penelitian yang kira-kira "kebayang" sama elu dan sesuai sama bab yang bakalan elu ajarin, jangan sampe elu gagal di data penelitian gara-gara metode pembelajarannya enggak sesuai sama materi yang bakalan elu ajarin.
    Beberapa contoh metode pembelajaran: Example non example, picture non picture, numbered heads together, ccoperative script, student teams-achievement divisions (STAD), jigsaw, Problem Based Learning (PBL), Mind Mapping, Make a Match, Think pir and share, role playing, Grup Investigation, Cooperative Integrated Readeng and Compotion (CIRC), dan Inside-Outside-Cirle.
    Untuk lebih lengkapnya bisa cek disini.

Monday, January 5, 2015

Kehidupan Tingkat 4

Well, sedikit curhat dulu yah masbro mbasis. jadi kebetulan sekarang gue sedang berada di masa-masa sulit kuliah, tingkat akhir. Well, banyak banget deadline yang harus diurus dengan baik. Jadi sekarang gue agak susah punya waktu buat nongkrong-nongkrong cantik di cafe-cafe hits yang lagi menjamur di kota Bandung ini. *sigh* Jadi begini toh rasanya jadi mahasiswa tingkat akhir yang di kejar-kejar deadline. Hahahaha bikin kepala tiba-tiba mengkerut, uh perihnya dan peningnya. Bikin tidur enggak nyaman, aslinya. Padahal ini baru sampai ditahap gue beres praktik ngajar, sekarang baru disuruh ngajuin judul, mungkin bulan depan akan mulai praktik ngajar di sekolah yang kampus tunjuk. Di jurusan gue ini emang jarang banget yang namanya mahasiswa abadi. Tadinya sempet kepikiran buat enggak ngeberesin ini ditingkat 4, tapi setelah gue pikir-pikir makin gue entar-entarin skripsh*t ini, bakalan makin males buat gue nyentuhnya, jadi kayanya bakalan lebih bijak kalo gue ngeberesin ini semua bareng sama temen-temen gue, biar ada yang sama-sama ngingetin dan sama-sama nyemangatin. Yah, lumayan juga buat nanya-nanya, kadang gue juga sering mempertanyakan ke diri gue sendiri, sebenernya gue sanggup enggak yah ngejalanin ini semua, apakah kakak-kakak tingkat gue dulu ngalamin hal yang sama enggak yah sama gue, jujur aja sebenernya gue ini bingung dengan apa yang gue kerjakan sekarang. Yang bisa gue kerjakan sekarang itu ngikutin arus dulu aja. Mungkin sambil ini semua berjalan, gue bisa memahami apa yang gue sedang kerjakan ini. Ah astaga ternyata pengen lulus itu lebih sulit dari pengen masuk kuliah. *Deep Breath*

Thursday, December 18, 2014

Selamat tinggal

Tak sadar aku berlari terlampau jauh
Tak sadar aku terhanyut terlalu dalam
Semuanya tak kusadari
Hingga pada akhirnya rasa penasaranlah yang menyadarkanku
Aku bukanlah apa-apa
Aku bukanlah siapa-siapa
Maka disanalah seharusnya aku sadar
Jika pada akhirnya bukan aku yang membuang
Aku yang dibuang
Disinilah aku masih berusaha untuk sadar akan hal yang terjadi

Friday, November 28, 2014

Di Tepi Pagi


Gue tahu, bahwa disetiap rasa kekecewaan selalu diawali oleh adanya pengharapan. Maka disinilah gue, duduk sendiri termenung dengan perasaan yang datang; entah itu kecewa entah itu kehilangan. Rasa yang sebenarnya tak boleh kurasakan. Karena mengharapkan lelaki lain selain orang yang berada disamping gue bukanlah hal yang baik, hal ini pasti akan melukainya. Tapi mungkin ini lebih pengharapan bahwa kedekatan yang terjalin bukanlah untuk waktu yang sekejap dan sesingkat ini. Bukanlah hanya basa-basi belaka. Tapi apa daya, gue menawarkan pertemanan ketika ia mungkin mengharapkan sebuah hubungan. Tak ada jalan lain selain menghilang baginya, sejujurnya mungkin ini adalah jalan terbaik. Terluka sebelum luka benar-benar terbuka. Sebelum hati benar-benar tergoda.
Pada akhirnya gue disini termenung dengan perasaan sendiri. Termakan oleh keangkuhan sendiri, termakan oleh keyakinan sendiri, terlalu yakin kalo ia menghilang akan baik-baik saja, bahwa ketika ia tahu akan kebenaran gue akan seperti biasanya. Sayangnya tidak begitu. Pada kenyataannya gue disini masih menunggu pesan yang tak kunjung datang. Terlalu sering menatap layar hp, terlalu sering membuka path, namun yang gue dapati hanya kosong dan semakin sunyi. Sunyi ini merdu sekali. Merenung melambatkan bulir darah.
Yang gue dapati ternyata hati gue masih enggak sanggup buat kehilangan dia. Gue masih membutuhkan dia. Bahkan hanya untuk sekedar pesan singkat yang penuh basa-basi dan kata “oh gitu ya” dan “hahaha”. Tapi sekali lagi apa daya, gue hanya bisa menawarkan pertemanan dan persaudaraan ketika ia mungkin mengharapkan sebuah hubungan. Maka disinilah gue, tersiksa dengan perasaan sendiri. Gue, manusia yang paling enggak sanggup buat kehilangan orang. Gue, manusia yang sangat serakah. Gue, yang enggak pernah sanggup mengontrol perasaan sendiri. Dan gue, manusia yang selalu berpura-pura tegar.
Untuk kamu ditepi pagi.

Tuesday, September 30, 2014

Lelaki Pemalu

Menemukanmu diam disudut sendiri terpaku dengan layar tepat di depan kaca mata bundar. Terlihat asik dengan apa yang kau kerjakan. Terpaku beberapa lama disampingmu berpikr hendak menyapa atau hanya biarkan engkau sibuk dengan kegiatan yang sedang kau jalani. Mengumpulkan keberanian, sayangnya nyaliku tak semudah itu kukumpulkan. aku kembali berdiri. Tak jadi berbicara apapun, ku kunci lagi mulutku.
Tak lebih dari lima menit ku kembali, kamu masih begitu. Diposisi yang sama dan keadaan yang sama. Aku mencoba mengumpulkan keberanian untuk berbincang dengan sosok wanita tepat didepan mata. Kuberanikan duduk tepat disampingmu. Aku menoleh dan kau pun menoleh. Aku tersenyum dan engkau tersenyum disanalah aku berani menyapa. Menanyakan darimana asal hingga basa-basi belaka hanya memperpanjang perbincangan. Engkau terlampau banyak tertawa dan aku sadar aku terlalu banyak tersenyum, teripu malu dengan keadaan yang canggung ini. Tapi sepertinya hanya ada aku yang terlampau canggung dengan situasi yang terjadi disini, engkau begitu santai dan sangat supel dengan lingkungan sekitarmu, terlampau mudah untuk dekat dengan siapa pun.
Aku coba untuk menggodamu, mendekati hanya untuk tahu sejauh mana engkau tahu tentang canggung dan debaran yang kurasakan. Debaran jantungku tak kau dengar kan? Aku memastikan diriku sendiri bahwa aku baik-baik saja dengan engkau tak mendengar debaran jantungku. Aku terlampau malu dan terlampau canggung untuk duduk disampingmu. Hening melanda, kamu kembali sibuk dengan layar di depan matamu dan lidahku terlalu kelu untuk memulai kembali perbincangan denganmu. Aku beranjak, berharap kamu sadar dan sedikit kehilangan teman berbincang. Sayangnya, sifatmu lah yang menjadikan aku menyerah, aku sadar perlakuanmu terhadapku adalah perlakuan yang sama dengan yang kau berikan pada lelaki lain. Maka sampai disanalah aku berusaha.

Untuk perempuan disudut ruangan.

Lelaki Pemalu.                                                                          




(P.s tak ada yang lebih menyenangkan selain menghayal suatu kejadian. Enjoy!) 

Monday, September 15, 2014

Terancam

Dia di sebuah kotak, terlampau cuek untuk peka, 
entah terlampau tidak mau tahu terhadap apa yang terjadi disekitarnya. 
Atau mungkin saja ia hanya tak peduli dengan aku, kamu dan kami. 
Dia tak pernah bergerak, ia hanya duduk dan menyaksikan, 
setiap kata yang keluar dari mulutnya ditutupi dengan matanya, 
kami hanya dapat mendengar, 
tidak pernah tahu sejauh mana ia mendalami apa yag ia katakan, 
kami tak pernah dibiarkan untuk mengenalnya lebih dalam, 
Mungkin kami hanyalah pion baginya 
yang dapat ia gerakan dan ia pertaruhkan ketika dirinya terancam, 
kami adalah tonggak terujur yang ia punya, 
sayangnya ia tak memiliki lengan untuk mengarahkan.
Nyawanya mungkin hambir habis, 
tapi harga dirinya terlampau angkuh untuk mengakui
Bahwasanya bebannya terlampau berat
Badannya tak sanggup mengangkat
Mungkin pula jiwanya terluka, hanya saja kami berdusta
berpura-pura tak memahaminya
Atau mungkin ia hanya boneka
Kami pun tak pernah mengetahuinya

Untuk dia yang hingga kini kami tak paham mengapa matanya tertutup

Sunday, September 14, 2014

Rindu

Beberapa bulan kemarin kakek gue meninggal. Jujur aja, gue ngerasa kehilangan banget. Tapi disatu sisi, liat kakek gue bertahan dengan segala sakitnya bikin gue gak tega. Gue pengen dia masih kaya dulu, sehat kaya biasanya. Gue tau, berduka terlalu lama emang enggak pernah di izinkan sama agama gue. Cuman terkadang, di hari minggu kaya gini gue suka inget aja.
Dulu, kakek gue sering datang di hari minggu di sekitaran jam segini. Dia bakalan masuk dan duduk si kursi yg sama tiap dia ke rumah gue. Sering nanya: "keur naon, neng?" Mungkin beliau adalah kakek gue, tapi buat gue beliau udah kaya ayah gue sendiri. 
Hal yang kaya gini buat gue menerawang di masa-masa kecil gue. Waktu gue masih tinggal di rumah kakek-nenek gue. Gue pengidap sakit gigi akut gegara seneng banget makan coklat, dan tiap gue sakit gigi, gue bakal berlari ke kakek gue, memohon pertolongan. Di tiap tahun baru, kakek gue ini suka bikinin terompet. Biar gue sama sepupu sepupu gue gak kalah sama anak-anak yang lain. Kakek gue bukan orang yang banyak uang, gue tau. Karena gue enggak pernah liat kakek gue punya dompet. Tapi dia selalu pengen ngasih sama cucunya. Dan itu menurut gue yang paling nyentuh buat gue. Kenangan itu yang sampe sekarang gak pernah gue lupain. Ketulusannya yang mungkin enggak bakalan gue temukan dari siapa pun. 
Bahkan sampe sekarang, terkadang gue gak sadar kalo kakek gue udah beda dunia sama gue. Gue masih berpikiran kalo kakek gue masih ada. Ternyata rasa kehilangan sesesak ini. Gue sadar kalo setiap manusia di dunia ini milik Allah, tapi gue gak pernah ngebayangin kalo ketika Allah mengambil seseorang yg dihadirkan di hidup kita rasanya akan sesendu ini. 

Dari cucumu yang selalu menyayangimu.

Saksi bisu

Dulu waktu di smp selalu sibuk sama organisasi dan acara main. Sampe pulang selalu malem di hari sabtu. Gak jarang juga sampe ada acara nginep. Gedung sekolah SMP Negeri   11 Bandung jadi saksi gue ditiap malam natap langit duduk di lapangan. Warna catnya yang hijau, bunyi daun-daun pohon di tengah lapangan, angin dingin yang menusuk tulang, serta sunyi yang begitu merdu. Masa-masa yang gue rindukan. Masa peralihan gue. 

Dulu waktu masih SMA, kejadian jaman SMP keulang lagi. Tiap sudut sekolah SMA Pasundan 1 Bandung jadi kawan lama. Pulang malem, berhari-hari gak pulang ke rumah, nginep di sekolah, tengah malem makan nasi goreng di tengah lapangan, cahaya dari ruang guru, sunyi yang diselingi suara knalpot motor, suara ketawa, dan resah yang berkecamuk dimasing-masing kalbu. Susana yang gue rindukan

Masa-masa di himpunan, diem di kolong sampe gak sadar udah jam berapa. Bau apek dari ruangan lab matematika dan sekre himpunan. Lantai sekre yang penuh tinta printer. Kertas-kertas berserakan. Suara orang main uno. Bising yang gak pernah berhenti. Gedung fkip. Angin malam yang terjebak di antara dua gedung. Lantai dingin mesjid. Karpet mesjid yang udah mulai bau iler. Rasa sakit perut tiap bangun. Asap rokok. Suara tawa dan canda. Dan suasana heningnya malam ketika semua terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing. 

Semua memori itu hanya terjadi sekali. Tersaksikan oleh saksi bisu, merekam setiap tangis, tawa dan kesepian hati ketika malam hari. Dan gue terbaring di kamar, rindu semua suasana dahulu. 

Monday, September 8, 2014

Cara menjaga kabel data Iphone dari kerusakan

Sedikit curhat dulu, beberapa hari yang lalu gue sama temen gue si farid sempet janjian kalo duit bulanan udah turun, gue sama dia mau beli hp samaan. Mau beli Iphone. Biar kita jadi ABG kekinian. Haha
Nah beberapa hari yang lalu janji kita ini akhirnya terlaksana. Walaupun jadinya gak beli di hari yg sama, akhirnya gue sama dia punya hp yang samaan. 
Nah setelah itu gue dapet kabar kalo ternyata kabel data Iphone itu rentan banget buat rusak. Akhirnya gue googling dan nemu beberapa tips. Ada yang pake per pulpen dan solasi bening dan ada juga yang pake solasi buat paralon. 
Nah pada awalnya gue pake per dan solasi bening. Tapi buat gue kayanya gak ada pengaruh yg berarti. Finnaly, gue berinisiatif buat mengkombinasi kedua tips yg gue temuin di google. Oke kita mulai yah. 
1. Pertama tama elo siapin dulu hal-hal yang bakalan elo butuhin, yaitu: per pulpen, solatip buat paralon (gue gak tau pasti namanya apa, tapi yg pasti sering dipake buat paralon) dan yg terakhir kabel datanya.


2. Nah selanjutnya, per dari pulpennya agak direnggangin dulu biar pas sama ukuran kabelnya

3. Selanjutnya gulung kabel data itu sama per yang tadi udah sempet kita renggangin itu
Terusin sampe semua pernya abis. 

4. Langkah terakhir adalah membalut (ceileeee bahasanya membalut hehehe 😆😆) per yang tadi sama solatip paralon sampe ketutup semua. Saran sih dibagian sambungan kabelnya itu agak ditebelin. Biar tambah kaku, jadi kabelnya gak gampang kelipet. Karena rata-rata masalah kabel rusak itu karena suka kelipet. Dan jangan lupa juga selama penggunaannya jangan sampe ketarik kabelnya.

5. Tadaaaaaa hasil akhirnya

Dan seperti biasa, kebiasaan gue, setiap gue mau ngapa-ngapain selalu gak ada pikiran buat update di blogger, dan pas udah beres, barulah kepikiran. jadi fotonya kurang lengkap setiap stepnya. Soalnya gue fotonya pas udah gue kerjain semua. Semoga ini udah cukup menggambarkan gimana langkah-langkah buat bikinnya. Hehehe
Sekian tips dari gue semoga bermanfaat! 

P.S maafkan kosakata gue yang berantakan. Semoga ngerti dengan apa yang gue maksud yah

Monday, August 4, 2014

Infinite-Back

Belakangan ini lagi suka banget sama satu lagu dari salah satu boyband, Infinite. yang baru come back sekitar seminggu yang lalu, judul lagunya "back". And yeah, i'm a fangirl ���� Sebenernya ini lagu tuh lagu galau (iya galau kalo inget myung soo pernah ada skandal ����) hahahaha abaikan~
Dibagian intro cuman ada iringan piano, kesannya sendu banget, bikin galau. Pas pertama kali denger ini lagu, gatau kenapa berasa tetiba sesek �� Biasanya kalo sampe segininya, lagunya emang bagus apa yang nyanyinya menjiwai banget. Hahahaha, lagu ini tuh nyeritain tentang orang yang abis ditinggalin sama pasangannya, dan dia pengen pasangannya balik lagi ke dia, buat nyelametin dia (Mungkin maksud dari lirik "can you save me?" itu lebih ke menyelamatkan perasaan dia kali yah, kalian tau kan gimana pengaruhnya mental manusia terhadap kesehatan jasad manusia? yah mungkin gitu~)
Lagunya sih lagu cengeng yah, tapi gatau kenapaaaaa suka aja~ padahal lagi gak galau. Tapi sih, gegara lagu ini jadi suka kebayang jaman dulu~ hahahaha. Berarti misi lagu ini bem berhasil yah? hahaha.
Jenis musik yang dipake sama infinite masih di genre yang sama, tapi gatau genre apa. Pokoknya kalo denger lagu-lagu infinite, pasti ada benang merahnya. Ciri khasnya infinite banget ������

Sunday, July 20, 2014

Tempat dimana gue seharusnya ada

Tadi ketemu sama temen-temen SMP. Rasanyaaaa seneng banget. Diantara mereka banyak yang udah lama banget enggak ketemu mungkin terakhir ketemu pas lulus SMP dulu, sekarang kita udah jadi mahasiswa tingkat akhir, ada juga yang malahan udah tinggal wisuda, insya allah gue nyusul tahun depan hahaha. Gak sedikit juga diantara mereka yang udah sering ketemu, tapi enggak pernah bosenlah buat terus-terusan ketemu mereka, Gak tau kenapa gue ngerasa kalo disanalah comfort zone gue, dimana gue diterima dengan diri gue apa adanya, enggak perlu pura-pura, apalagi pake topeng. Mungkin karena kita udah lama banget kenal satu sama lain, jadi pas kita ketemu dipikiran kita masih aja mikir “Ini orang tetep gini yah, gilak dia gak berubah sama sekali” dan jujur aja, dengan gak banyak perubahan diantara mereka lah yang bikin gue nyaman. Enggak tau kenapa, padahal gue juga tau kalo tempat kita ngejalanin hidup tiap hari udah beda, kehidupan kita juga udah beda, lingkungan yang kita jalani juga udah beda, tapi kenapa gue masih ngerasa kalo mereka gak sama sekali berubah. Mungkin dengan kita ketemu lagi, kita seolah-olah balik lagi ke jaman SMP dulu, jadi sifat kita juga balik lagi ke masa-masa itu.
Saat gue bareng mereka gue sering mikir, “mungkin disinilah tempat gue seharusnya ada, mungkin temen-temen inilah yang seharusnya gue perjuangin sampe akhir hidup gue, mungkin mereka lah yang bakalan ngewarnain hidup gue di masa sekarang ataupun masa depan, mungkin temen-temen inilah yang kedepannya bakalan gue berusaha buat tetep keep in touch. Mungkin masa-masa yang menyenangkan dari SD-SMA yah cuman ini, masa SMP gue”

Saturday, May 10, 2014

Provider dan Paket Internet

Hallo! Well gue lagi ngedownload nih, dan kebetulan gue lagi sendirian. Yah gini deh, dengan hobby baru gue ngedownload ini, secara gak sadar gue jadi terbiasa buat nunggu. yah, elo tau sendiri kan kalo nunggu itu emang hal yang bikin capek hati. hahahaha. nah karena gue gabut banget dan bingung mau ngapain, akhirnya kepikiran buat sharing tentang hal-hal yang gue tau, yang barang kali orang diluaran sana perlu dengan informasi yang gue mau sharing ke kalian ini.
Oke, kita mulai yah
Gue mau bahas tentang paket-paket internet buat elo-elo pengguna smartphone, khususnya buat android dan iphone. Kenapa gue cuman dua barang itu aja, karena gue gak pernah pake BB. Simpel.
yang pertama yaitu: Axis
Gue udah jadi pengguna provider ini sejak gue SMA, mungkin sekitaran 5 tahun yang lalu, lumayan lama juga ternyata hahaha. Waktu dulu sih gue pake buat paket modem gue di rumah, dulu sih Axis itu ada paket internet unlimited harian, harganya cuman 4900 dan elo bakal internetan sampe besoknya di jam 24.00. 
Paket Mingguan
Karena sekarang udah enggak ada paket harian, nah biasanya gue pake paket yang unlimited yang perminggu, itu harganya 30ribuan dengan FUP 200MB, maksud FUP ini tuh batas kecepatan maksimalnya, jadi ketika udah nyampe 200 MB, kecepatan internet elo bakalan lebih lelet dari sebelumnya. Biasanya sih gue 200 MB mah cuman buat 2 hari, abis itu selamat datang di internet yang lelet. 
Paket Bulanan
Nah buat paket bulanan ini, ada beberapa macem.  Dari yang paket hemat, alias yang paling murah, sampe ke yang mahal banget juga ada.
a. 30ribu per bulan FUP 800MB
b. 50ribu per bulan FUP 2 GB (nah buat paket yang 50ribu ini, pada perpanjangan paket di bulan berikutnya bakal dapet gratis 500MB lagi, jadi lumayan dapet FUP 2,5 GB)
c. 80ribu perbulan FUP 3 GB
yang kedua yaitu: IM3
Asalnya provider Axis di kampus gue itu aman-aman aja koneksinya, eh entah kenapa tiba-tiba di daerah kampus gue Axis itu koneksinya Edge muluk, mau browsing apa-apa jadinya lama banget. Akhirnya gue pindah ke Provider Indosat, gue paket indosat itu sejak gue masih kelas 1 SMA, tapi dulu sih cuman dipake buat sms sama telepon aja, pas kuliah baru aja pake im3
Paket Bulanan
Paket bulanannya juga macem-macem dari yang murah sampe yang mahal, karena gue masih mahasiswa jadinya gue pake yang 49 ribu per bulan, untuk yang harga 49 ribu ini ada yang unlim dan ada yang kuota. Gue dulu sempet nyobain yang unlim, dan gue kecewa. Internetnya super lelet banget. Tapi pas yang kuota malah lancar-lancar aja, 49 ribu itu kita dapet 1,5 GB di jam siang, dan dapet bonus di jam malem (nah buat bonus ini dulu sih 5,5 GB dari jam 01.00 sampe jam 09.00). Nah enaknya IM3 ini, kalo kita pake paket internet min 45k, kita dapet id buat login di SUPER WIFI-WEB, apa itu SUPER WIFI-WEB? baca disini
yang ketiga yaitu: Telkomsel
Pada awalnya sih gue ogak pake telkomsel, karena provider yang satu ini terkenal sama harganya yang mahal-mahal, tapi enggak tau kenapa akhirnya gue beli kartu perdana provider yang satu ini. Dan ujung-ujungnya pake paket internet dari telkomsel ini, karena ditambah lagi tiba-tiba koneksi internet m3 di rumah gue jadi jelek, segalanya jadi pending, dari twitter sampe whatsApp juga ikutan pending. 
Paket Bulanan
Akhirnya gue kepo-kepo ke *303# dan nemu paket khusus buat pengguna Samsung, 49ribu dapet 2GB. Akhirnya gue pake paket yang satu itu, karena gue juga pengguna Samsung. Yah karena koneksi internet itu kebagusan, jadinya gue keranjingan buat browsing macem-macem yang ujung-ujungnya bikin kuota 2GB cuman bertahan 2 minggu -________-
Akhirnya gue browsing-browsing lagi, dan akhirnya dapetlah berita tentang simpati loop, yang katanya simpati loop ini emang khusus buat pengguna internet, harganya sama 49 ribu dan dapet 2 GB juga. Cerita akhirnya sama juga sama paket yang sebelumnya gue beli, abis sebelum masa paketnya abis. Jujur aja gue ngerasa rugi dan bersalah diwaktu yang bersamaan. Tapi dari situ gue jadi tau, kalo pake provider ini, 2GB itu gak cukup buat gue, akhirnya gue browsing lagi daaaaaaaaaan akhirnya gue menemukan paket yang lain, paket building internet 99ribu buat 3 bulan, dengan kuota 3GB perbulannya. AAAAAAAHH RASANYA BAHAGIA SEKALIIIIII. Tapi lagi-lagi gue harus beli kartu perdana baru, karena paket ini cuman bisa di kartu perdana tertentu. yah, sekarang gue masih pake paket building yang dari telkomsel, yah walaupun gak se-ngebut paket yang 49rb dapet 2GB tapi seenggaknya harganya lebih murah, kuotanya lebih banyak dan koneksinya aman. Untungnya tripel. Yeah, sebagai mahasiswa gue ngerasa berhasil untuk low budget dan tetep gaul. hahaha

Oh yah, postingan ini gue gak dibayar apa-apa yah sama ketiga provider diatas, pure sharing. Semoga bermanfaat! Caw! :*